Santapan Rohani - 2009-11-25

Penunggang Kuda Yang Menakjubkan!


Firman Tuhan bergema . . . di semua tempat. —1 Tesalonika 1:8

Bacaan Untuk Setahun: Yehezkiel 24—26, 1 Petrus 2

Francis Asbury menunggang kuda sejauh 9600 km setiap tahunnya selama hampir setengah abad. Meskipun kurang sehat, Asbury berkendara di atas kuda tanpa mengenal lelah. Ia mempertahankan hidupnya dengan makan dendeng daging rusa—makanan yang tidak akan rusak selama perjalanan-perjalanan panjangnya. Asbury dikenang karena memperkenalkan metode "pengkhotbah keliling" dari Methodist sebagai sebuah cara efektif untuk menjangkau kaum Amerika yang ada di perbatasan dan mengenalkan mereka kepada Kristus. Mendirikan gereja-gereja baru di daerah-daerah yang terabaikan merupakan inti dari usaha penjangkauannya.

Pada akhir pelayanan Asbury, ia telah merekrut lebih dari 700 pengkhotbah keliling. Di tahun 1771, ketika Asbury tiba di negara-negara jajahan, hanya ada kurang lebih 600 gereja Methodist di Amerika. Empat puluh lima tahun kemudian, sudah ada 200.000 gereja Methodist!

Dalam banyak hal, strategi Asbury untuk merintis gereja-gereja mencerminkan pendekatan dari Rasul Paulus. Kepada gereja di Tesalonika yang telah dirintisnya, Paulus menulis: "Karena dari antara kamu firman Tuhan bergema bukan hanya di Makedonia dan Akhaya saja, tetapi di semua tempat" (1 Tes. 1:8; lihat Kis. 17:1-10).

Masa "pengkhotbah keliling" datang silih berganti. Namun, setiap kita mempunyai suatu "wilayah perbatasan" yang perlu dijangkau dimana para sahabat, keluarga dekat, dan tetangga menjadi ladang misi kita. Hari ini, dapatkah Anda memikirkan seseorang yang butuh mendengarkan kabar baik? —HDF

Tuhan, memberikan sejumlah jiwa di hatiku,
Dan mengasihi mereka melalui diriku;
Dan kiranya aku dengan rela melakukan bagianku
Untuk memenangkan mereka bagi-Mu. —Tucker

Mereka yang mengasihi Kristus memiliki kasih untuk orang-orang yang terhilang.

 

blogger templates | Make Money Online